This blog is Processing to bilingual language blog, English and Bahasa. Hope you like!If the err is found in words, grammar and others. Please send a comments, critics or just remembering me. thanks! (Blog ini sedang diproses dalam dua bahasa, Inggris Indonesia. Semoga Anda semakin suka. Jika ada kesalahan dalam penulisan, tata bahasa, dan lainnya baik Indonesia maupun Inggris jangan sungkan sungkan untuk berkomentar, mengkritik atau sekadar mengingatkan TQ!)

Sunday, 26 December 2010

Untukmu Teman


"Ada gempa!Gempa!Gempa!" teriak teman satu kamarku sambil menendang-nendang tubuhku yang sedang tertidur agar segera bangun. Aku Segera bangun dan langsung bangkit, lalu segera berhamburan kearah luar. Teman ku yang lain yang tinggi jangkung dengan langkah kakinya yang panjang berlari mendahului kami dengan menyikut tubuh kami kesamping. Akhirnya kami keluar dengan selamat, tetapi goncangan gempa begitu dahsyatnya sehingga walaupun diluar kami masih merasa kengerian yang sangat, takut tiang-tiang listrik berjatuhan. Kulihat lampu hias di rumah tetangga sebelah seperti bandul yang berayun persis seperti mengambil awalan hendak jatuh

Banyak yang seketika langsung beristighfar, ada yang adzan, ada yang berteriak tak tentu arah, dan ada juga yang menangis, serta ada yang diam dengan perasaan tak menentu. Dan aku termasuk yang terakhir ini. Tak lama kemudian gempa itu berhenti, tetapi bumi seakan masih terasa bergoncang meninggalkan efek goyangan tadi. Setelah beberapa saat banyak yang masih diluar takut terjadi gempa susulan, beberapa juga ada yang sudah masuk rumah, dan beberapa keluar masuk rumah sambil menyelamatkan apa yang bisa diselamatkan. Aku termasuk yang masuk kedalam rumah dan segera mencari informasi apa yang terjadi dipagi itu distasiun TV.

Rupanya gempa tadi berpusat di Aceh dan kemudian menyebabkan Tsunami besar disana, meluluh lantakkan kota Aceh. Menyebabkan korban ratusan jiwa, meninggalkan luka yang mendalam bagi para korban. Indonesia sangat berduka, Tsunami ini tidak pernah diperkirakan sedikitpun. 

Kejadian diatas adalah kejadian 6 tahun yang lalu. Dua orang teman kami, satu almamater ikut tergilas bersama terjangan gelombang tersebut. Mereka sudah lulus dengan hasil yang baik, tetapi mereka tidak ditakdirkan melanjutkan kelulusan tadi. Empat bulan setelah kejadian tersebut hatiku harus miris kembali karena Nama mereka berdua tertulis dalam pengumuman dalam pengangkatan. :(

Untukmu teman kupersembahkan tulisan ini dalam mengenang 6 tahun kejadian Tsunami di Aceh tersebut. Semoga Amal ibadah kalian diterima di SisiNya, dan kalian termasuk golongan para Mujahid.Amin Ya Robbal Alamin

Wassalam dan tetap mencoret!

0 comments:

Post a Comment

Kekurangan Masyarakat Indonesia ialah setelah Membaca enggan berkomentar, apakah anda salah satunya????

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...