This blog is Processing to bilingual language blog, English and Bahasa. Hope you like!If the err is found in words, grammar and others. Please send a comments, critics or just remembering me. thanks! (Blog ini sedang diproses dalam dua bahasa, Inggris Indonesia. Semoga Anda semakin suka. Jika ada kesalahan dalam penulisan, tata bahasa, dan lainnya baik Indonesia maupun Inggris jangan sungkan sungkan untuk berkomentar, mengkritik atau sekadar mengingatkan TQ!)

Thursday, 27 January 2011

Kisah Suami dan Empat Istrinya


Kisah berikut ini tidak mengajarkan atau merekomendasikan bagi suami untuk berpoligami, juga tidak ingin membuat cemburu para istri. Kisah ini ditulis semata-mata untuk diambil hikmahnya :). Karena Ane terinspirasi dari seorang teman yang telah menceritakan kembali kisah ini tadi pagi, sebelumnya ane telah membaca ini melalui buku "Do It Now". Oke, mari kita mulai saja kisahnya 
Dikisahkah ada seorang suami yang memiliki 4 Istri karena dia terbaring dirumah sakit, dan telah mendapat firasat bahwa ajalnya sudah dekat maka terfikirlah olehnya untuk mengajak istrinya menemani dia didalam kubur nanti. Berkatalah ia pada istri mudanya yang keempat
Suami : " Istriku, diantara istriku yang lain, engkaulah yang paling kuperhatikan dan kusayangi. Jika aku mati nanti maukah engkau menemaniku?"

Istri 4 ": " Tidak, aku tidak sudi menemani jasad yang telah mati, paling aku tinggal sebentar kemudian menghilang

Suami tersebut merasa terpukul kemudian dipanggilnya istrinya yang ke tiga dan dia berkata :
Suami : " Istriku, aku dulu sangat mengejar-ngejar dirimu, segalanya kulakukan untukmu. Aku minta kepadamu jika nanti aku mati, maukah kau menemaniku"
Istri 3 : " Maafkan aku suamiku, aku tidak bisa, aku akan hidup dengan orang lain jika engkau mati nanti"

Kembali Sang suami merasa kecewa, kemudian dia memanggil istri keduanya dan berkata 
Suami : " Istriku, Engkaulah yang sangat mendengarkan jika aku bercerita dan berkeluh kesah. Maukan kau mengabulkan permintaanku untuk menemaniku di kuburan nanti?"
Istri 2 : " Aku memohon maaf suamiku, walau aku dekat dengan mu, tapi tidak mungkin bagiku untuk menemani mu di alam kubur nanti. Maafkan aku tidak bisa"

Suami pun merasa kecewa, dia masih punya seorang istri pertama, yang sering ia abaikan walaupun dia tahu bahwa Istrinya ini sangat memperhatikan dia, dan menenangkannya juga memberikan solusi yang memberikan ketenangan dari setiap permasalahan yang dihadapinya. Lalu dipanggilnya istrinya yang ke empat dan diapun berkata :
Suami : " Istriku, aku tahu bahwa aku sering mengacuhkanmu dan mengabaikanmu diantara istri-istri yang lain. sekarang aku ada permintaan, aku pun tidak berharap engkau dapat mengabulkannya tetapi dengarlah permintaan ku ini. Maukah kau menemaniku di alam kubur nanti?"
Istri1 : " Suamiku, aku akan mengikutimu kemanapun kau pergi, di alam kubur pun aku akan menemanimu"

Inilah sebuah kisah yang bisa kita ambil hikmahnya, adapun maksud sebenarnya dari cerita ini adalah :
  • Istri ke empat adalah wujud dari fisik kita, kita terlalu memperhatikannya, tetapi jika kita nanti mati fisik kita tidak akan mau mengikuti kita, sebentar saja dia akan tinggal kemudian menjadi makanan cacing dan kemudian menghilang
  • Istri ke tiga adalah wujud dari harta kita. Betapa kita mengejar-ngejarnya tetapi apabila kita mati maka dia akan segera pergi dan tinggal bersama orang lain
  • Istri ke dua adalah lambang dari keluarga dan orang-orang terdekat kita. Mereka memang menyayangi kita tetapi jika kita mati mereka pun akan mengikhlaskan dan tidak akan tinggal bersama tubuh yang mati.
  • Istri pertama adalah amal kita yang sering kita abaikan padahal kemanapun kita pergi dia akan selalu ikut, tidak hanya di alam kubur tetapi bahkan sampai ke akhirat nanti :).
Wassalam dan tetap mencoret!

0 comments:

Post a Comment

Kekurangan Masyarakat Indonesia ialah setelah Membaca enggan berkomentar, apakah anda salah satunya????

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...