This blog is Processing to bilingual language blog, English and Bahasa. Hope you like!If the err is found in words, grammar and others. Please send a comments, critics or just remembering me. thanks! (Blog ini sedang diproses dalam dua bahasa, Inggris Indonesia. Semoga Anda semakin suka. Jika ada kesalahan dalam penulisan, tata bahasa, dan lainnya baik Indonesia maupun Inggris jangan sungkan sungkan untuk berkomentar, mengkritik atau sekadar mengingatkan TQ!)

Friday, 7 January 2011

My Name is Khan


Baru saja ane menonton film India yang bagus setelah Film Three Idiots, Film ini berjudul seperti terlampir pada pokok judul :D. Film ini  termasuk film motivasi yang terbaik. Nilainya ane kasih 9 yaitu Maknyos. Langsung saja sedikit kita meresensi Film ini :>. Film ini dimainkan oleh Shahrukh Khan (khan) dan Kajol (Marinda). Film ini dikhabarkan adalah Film kedua termahal untuk kategory Bollywood, dihargai sebesar 1 miliar rupee




Khan adalah seorang anak yang menyandang penyakit Asperger Syndrome ( Mirip Autis, tetapi ini bukan autis hanya mirip). Dia memiliki kemampuan yang cerdas yaitu dapat memperbaiki benda-benda dan juga cepat menghafal, juga memiliki perhitungan yang cermat. tetapi dia senang mengulangi kata-kata dan tidak dapat berfokus pada tatapan mata, ruang dan tempat sering menjadi masalah penderita ini.

Khan adalah seorang Muslim, dia menikahi seorang wanita janda bernama Marinda yang telah memiliki anak bernama Samir. Mulanya pernikahan mereka berlangsung bahagia, sampai akhirnya terjadi tragedi WTC 9 September yang dilakukan oleh sekelompok teroris yang mengatasnamakan agama Islam. Banyak yang menjadi korban pasca terjadi tragedi tersebut, umat muslim dizalimi di berbagai tempat, dan Samir anak Miranda menjadi salah satu korban kebrutalan aksi Islamphobia tersebut. Samir meninggal.

Marindapun menjadi sangat sedih, dia menyalahkan Khan atas tragedi ini karena Samir diganti nama belakangnya menjadi Khan (muslim), karena itu Samir dibunuh. Marinda pun ingin sendiri, dia mengusir Khan dan berkata agar Khan kembali setelah menemui presiden dan berkata bahwa dia bukanlah teroris, jika itu dilaksanakan baru Marinda mau menerimanya lagi.

Khan pun berangkat dengan segala keterbatasannya, dia terpasa menjadi montir keliling demi mendapatkan uang untuk menemui sang president, dan justru sebaliknya ia disangka adalah teroris, dan ditangkap. Mampukah ia bertemu presiden??? atau ia sendiri harus menjadi korban atas kecurigaan yang tak beralasan tersebut?? Saksikan sendiri kisahnya, karena kisah ini sangat menarik untuk disimak, baik sendiri maupun bersama keluarga.

Film ini memberikan kita motivasi untuk tidak menyerah dengan keterbatasan apapun kondisinya. Dari segi grafik sudah baik, dan dari segi cerita juga udah mantap, . Sisi kurangnya adanya beberapa adegan yang terlalu dipaksakan seperti korban angin badai yang tidak juga mengungsi padahal dengan mudah mereka mengungsi untuk sementara waktu, itulah sedikit kekurangan yang dapat ane tuangkan untuk film ini. Selamat Menonton!

Wassalam dan tetap mencoret!


0 comments:

Post a Comment

Kekurangan Masyarakat Indonesia ialah setelah Membaca enggan berkomentar, apakah anda salah satunya????

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...