This blog is Processing to bilingual language blog, English and Bahasa. Hope you like!If the err is found in words, grammar and others. Please send a comments, critics or just remembering me. thanks! (Blog ini sedang diproses dalam dua bahasa, Inggris Indonesia. Semoga Anda semakin suka. Jika ada kesalahan dalam penulisan, tata bahasa, dan lainnya baik Indonesia maupun Inggris jangan sungkan sungkan untuk berkomentar, mengkritik atau sekadar mengingatkan TQ!)

Saturday, 8 January 2011

Tifus (Tipes)


Dimalam minggu ini ane akan membahas tentang Tifus. Ane ada pengalaman sedikit tentang Tipes ini, sewaktu ane kecil dulu, ane berbadan kurus jadi sewaktu diperiksakan ke dokter (sebenernya puskesmas), sang dokter bilang itu adalah gejala Penyakit Tifus. Ibu ane gak percaya dan kemudian memeriksa kan ane ke puskesmas lain, ternyata kata dokter di sana itu adalah Typhoid. Semenjak itu ane sempat berfikir bahwa kok dokter yang satu berbeda dengan dokter yang lain. Baru setelah membaca artikel tentang Tifus, ane baru tau bahwa Typhoid = Tifus. :)). Untunglah gejala itu tidak akhirnya hanyalah gejala, ane Alhamdulillah belum pernah terserang Tifus. :)



Tifus adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang bernama Salmonella Tiphy. Bakteri ini biasanya taerletak pada tempat-tempat yang kotor, penyebarannya biasanya melalui serangga seperti lalat yang hinggap di makanan kotor lalu menempel di kakinya dan kemudian lalat tersebut menempel pada makanan yang dikonsumsi si penderita --Ane jadi inget sebuah pernyataan dari sebuah bacaan ane " bunuhlah lalat sebelum dia membunuh anda--. Bakteri ini menyerang usus sehingga menimbulkan luka setelah itu bakteri ini akan menyerang hati, limpa dan kantung empedu.

Gejala Tifus yaitu :

  • Demam dengan suhu terus meningkat hingga diatas 38 derajat celsius
  • Suhu turun pada pagi hari dan meningkat pada malam hari 
  • Nyeri perut dan diare
  • Batuk dan sakit tenggorokan
Untuk memeriksa seseorang terkena tifus atau tidak dapat dilakukan dengan pemeriksaan darah dan tinja. Pemeriksaan darah akan dipastikan bahwa pada darah apakah terdapat antibodi terhadap bakteri ini, jika hasilnya 1/160 berarti si penderita positif terkena Tifus. Pemeriksaan pada tinja dilakukan dengan memeriksa tinja apakah terdapat bakteri ini atau tidak.

Cara Pencegahannya adalah dengan menjaga kebersihan disekitar kita, juga berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan dan minuman juga meningkatkan imunitas tubuh. Untuk mengkonsumsi multivitamin pembangkit imunitas maka pilihlah yang herbal agar tubuh tidak ketergantungan.

Demikianlah pembahasan ane mengenai Tifus, semoga bermanfaat bagi kita semua. 

Wassalam dan Tetap Mencoret!
Referensi :

2 comments:

  1. ada sehat ada sakit, ada tampan ada jelek, ada aku ada jili.

    ReplyDelete
  2. gak kebalik tuh seharusnya pada kalimat terakhir : Ada jili ada aku :D

    ReplyDelete

Kekurangan Masyarakat Indonesia ialah setelah Membaca enggan berkomentar, apakah anda salah satunya????

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...