This blog is Processing to bilingual language blog, English and Bahasa. Hope you like!If the err is found in words, grammar and others. Please send a comments, critics or just remembering me. thanks! (Blog ini sedang diproses dalam dua bahasa, Inggris Indonesia. Semoga Anda semakin suka. Jika ada kesalahan dalam penulisan, tata bahasa, dan lainnya baik Indonesia maupun Inggris jangan sungkan sungkan untuk berkomentar, mengkritik atau sekadar mengingatkan TQ!)

Wednesday, 23 February 2011

Andaikata semua nyata


Waktu itu azan shubuh telah berkumandang, nenekku (alm)  membangunkanku untuk sholat shubuh. Aku dengan malas membuka mata, kulihat nenekku lengkap dengan mukenanya sudah siap untuk melaksanakan sholat shubuh. Aku membuka mata tapi belum bangkit, rasa malas masih menyelimutiku.



Akupun akhirnya bangun, dengan sedikit memaksakan diri, aku pun pergi ke kamar mandi dan mengambil air wudhu dengan sedikit rasa malas, kemudian aku mengambil sajadah lalu kembali ke ruang depan. Betapa terkejutnya aku ketika melihat seseorang masih tertidur sangat pulas di sofa tadi. Orang itu tak lain adalah aku, jadi jika orang itu adalah aku, jadi yang mau sholat ini siapa.

Aku segera terperanjat ditengah kebingungan, mengucek mata dan melihat sekeliling, rupanya aku baru terbangun dari tidur yang sesungguhnya, yang tadi hanyalah mimpi karena ketiduran dari rasa malasku. Aku segera mengambil air wudhu dan sembahyang, jika membayangkan mimpi itu. ane sangat takut betapa tidak, ane tidur sangat pulas di sofa itu seperti jenazah, dan yang melihat itu adalah rohku. Sampai sekarang akupun masih takut kalau itu jadi kenyataan :).

Itulah sedikit pengalaman dari ane, semoga dapat kita petik pelajaran agar kita tidak malas untuk mengerjakan kewajiban kita sebagai makhluk yang telah diciptakan di muka bumi ini.

Wassalam dan tetap mencoret!

0 comments:

Post a Comment

Kekurangan Masyarakat Indonesia ialah setelah Membaca enggan berkomentar, apakah anda salah satunya????

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...