This blog is Processing to bilingual language blog, English and Bahasa. Hope you like!If the err is found in words, grammar and others. Please send a comments, critics or just remembering me. thanks! (Blog ini sedang diproses dalam dua bahasa, Inggris Indonesia. Semoga Anda semakin suka. Jika ada kesalahan dalam penulisan, tata bahasa, dan lainnya baik Indonesia maupun Inggris jangan sungkan sungkan untuk berkomentar, mengkritik atau sekadar mengingatkan TQ!)

Jumat, 16 Desember 2011

Awas, Penipuan Melalui Kartu Kredit!!!


Kemarin ada peristiwa yang nyaris menjadi berita duka atau kemalangan buat ane. Pasalnya ane hampir kena tipu karena iming-iming diskon Voucher Hotel dan tiket penerbangan. Ini juga merupakan kesalahan ane yang masih nubi dalam menggunakan kartu kredit sehingga dengan mudah nya memberikan informasi. Berikut ini adalah sekilas tentang ceritanya.


Siang hari sekitar jam 14.00 WIB tanggal 15/12/2011 ada seorang wanita  yang mengaku bernama ‘Rany’ , karyawati Hotel Ratu Bidakara yang menelepon saya dengan nomor HP 082122624013, dia mengatakan bahwa saya terpilih menjadi 10 tamu VIP dari Dinas Pariwisata yang bekerjasama dengan kartu kredit BNI  sehingga berhak mendapatkan hadiah berupa gratis voucher hotel selama 3 hari menginap yang terbagi menjadi 3 voucher, diapun menanyakan kepada saya alamat pengiriman hadiah tersebut. Saya memberikan alamat kantor sebagai tempat pengiriman hadiahnya. Dia juga mengatakan bahwa hadiah akan sampai sekitar 2-5 hari, pengiriman hadiah dilakukan melalui JNE. –sampai sini belum kelihatan ada keanehan, karena adalah hal yang wajar jika seorang pemenang dihubungi dan ditanya kemana hadiahnya akan dikirim

Percakapan pun terus berlanjut, ‘Rany’ mengatakan bahwa selain hadiah voucher tersebut ane pun berhak atas kartu Diskon yang berlaku selama setahun penuh. Kartu Diskon tersebut berguna untuk Diskon 25%-50% untuk harga Hotel dan juga tiket pesawat. Disini saya mulai tergiur. Namun untuk mendapatkan kartu Diskon tersebut, Si Rany mengatakan bahwa dia perlu mengkonfirmasi kartu kredit saya agar sama dengan kartu diskon tersebut. Mulanya dia menanyakan Kartu Kredit BNI saya berlogo visa atau mastercard, saya pun menjawabnya. Lalu dia juga menanyakan tentang limit kartu tersebut, saya pun menjawabnya. Dia menanyakan juga 16 digit angka Kartu Kredit BNI saya, disini saya merasa ada yang aneh jadi tatkala menjawab, saya dengan sengaja menyebut satu digit angka salah disini.

Si Rany mengatakan untuk memesan hotel atau tiket pesawat,saya dapat menghubungi dia untuk mendapatkan diskon. Namun untuk membuat data saya masuk ke dalam database ke setiap administrasi hotel dan pesawat mereka meminta biaya sebesar Rp.2.245.000,- yang akan dibebankan ke tagihan kartu kredit saya dengan cicilan 10x, jadi pada tagihan kartu saya setiap bulan akan nampak tagihan sebesar Rp 224.500 dari hotel ratu bidakara. Rani mengatakan bahwa administrasi ini hanya sekali, dan untuk selanjutnya hanya dikenakan biaya perpanjangan yang jumlah nya tidak seberapa. Rany juga mengatakan bahwa apabila ada pemesanan hotel dan tiket penerbangan ke seluruh maskapai Indonesia (kecuali Air Esia) maka cukup menghubungi dia saja, dialah yang menjadi “sekretaris pribadi” saya dalam bertransaksi untuk pemesanan hotel dan tiket pesawat. Saya bertanya dinomor mana saya bisa menghubunginya, dia menjawab akan mengirimkan lewat SMS detil tentang dia. Rany juga meminta Fotokopi KTP saya agar di Fax ke 021-3517091 untuk melengkapi formulir yang akan diisi. Saya pun mengiyakannya namun belum saya laksanakan saat itu. Rany mengatakan akan menunggu fc ktp saya.Telepon pun ditutup!

Tak berapa lama kemudian datanglah SMS dari nomor 08998871759 yang berbunyi “Selamat Siang Bapak censored(nama saya) ini no. Hp saya dan alamat kantor saya : Hotel Ratu Bidakara Serang, JL. Jati Baru Raya No.28 Jakpus telp. 021-3517994, fax : 021-3517091 ditunggu untuk pemakaian.Hotel daan fasilitasnya yaa pak,,!!Rany tks”. Begitulah bunyi SMS nya, kesalahan-kesalahan dalam SMS itu juga bukan kesalahan ketik namun memang begitulah SMS nya.

Saya masih berfikir ini penipuan atau bukan, yang jelas nomor kartu saya telah saya kelabui. Sekarang saya harus memutuskan apakah mau mem fax fotokopi ktp saya atau tidak, kebetulan kalo saya malas memfax nya, ada beberapa KTP yang telah saya scan sebelumnya, tinggal meminta emailnya dan bisa saja saya kirim saat itu juga, namun saya masih bimbang, apakah ini penipuan atau bukan dikarenakan saya masih baru dalam penggunaan kartu kredit dan juga gaya bicara Rany yang sangat meyakinkan alasan mereka meminta data-data itu.

Ditengah kebingungan saya kembali telepon saya berdering dari nomor 082123524551. Yang menelepon ini juga wanita yang bersuara sedikit tegas dan mengaku bernama “Irma” mengkonfirmasi apakah tadi ada staff nya yang berasal dari Hotel Bidakara yang  bernama Rany menelepon. Saya mengiyakannya. Dia pun menjelaskan bahwa Kartu Diskon akan segera dikirim jika persyaratan yang diminta telah dipenuhi. Dia juga mengatakan bahwa jumlah biaya administrasi cuma sekali dikenakan sebesar Rp 2.245.000,- dan akan dicicil sebanyak 10 x. Saya mengiyakan dalam artian bukan berarti saya setuju dalam hal pembayaran tersebut namun setuju kalau Rany tadi mengatakan hal yang demikian juga. Irma mengatakan bahwa percakapan kami direkam melalui “voice recording”, artinya jika saya setuju dengan pembayaran tersebut maka hal ini bisa terbukti dari pembicaraan saya dengan dia. Saya bingung mengapa permasalahannya jadi merembet kemana-mana padahal saya belum melakukan transaksi apapun mengapa saya harus membayar. Irma juga mengatakan bahwa perusahaan mereka tidak ada kaitan apapun dengan bank tempat kartu kredit berasal. Saya semakin yakin kalau ini adalah penipuan karena tidak mungkin sebuah perusahaan yang tidak ada sangkut pautnya dengan bank mau mendiskon kartu kredit yang justru berhubungan dengan bank tersebut. Jadi saya iyakan saja, sewaktu Irma menanyakan tentang Fax Fotokopi KTP maka saya katakan saja bahwa sedang 'mati lampu' jadi tidak bisa fotocopy ktp buat fax.

Begitu telpon dimatikan saya pun menelpon call centre BNI di 021-500046 dan menjelaskan apakah memang ada promo-promo atau kegiatan seperti itu. Petugas BNI tersebut menjawab tidak ada dan itu adalah penipuan, dan bertanya apa saja data-data yang telah saya berikan. Saya ceritakan ala kadarnya tentang masa berlaku kartu dan juga 16 digit angka yang saya kelabui salah satunya. Petugas ini menawarkan untuk memblokir kartu jika saya mau, tapi saya masih berfikir dulu sejenak, karena jika ditebak-tebak  dengan mencoba-coba angka 1 digit yang saya berikan salah maka memerlukan waktu yang lama untuk mengetahui hasil yang benar. Namun karena pikiran saya masih khawatir akhirnya saya putuskan untuk memblokir permanen kartu saya tersebut agar hati saya menjadi tenang dan situasi benar-benar aman.

Yang menjadi pertanyaan besar saya sekarang adalah Darimana pihak-pihak penipu ini tau bahwa saya mempunyai kartu kredit BNI, Nama Lengkap Saya, dan juga Nomor Telepon Saya? Adakah Orang dalam BNI yang bermain juga dalam lingkaran penipuan ini? Saya tidak tau yang saya tau saya nyaris ditipu, dan jika  Allah SWT tidak melindungi saya dari penipuan ini maka saya yakin saya akan tertipu. Alhamdulillah, saya hanya nyaris ditipu, dan semoga kisah ini menjadi pelajaran bagi yang lainnya untuk berhati-hati dalam menyebarkan informasi terutama yang bersifat pribadi seperti Kartu Kredit, Masa Berlaku Kartu dan juga 3 digit tambahan dibelakang kartu serta segera tanda tangani kartu kredit tersebut agar jika hilang atau tercecer maka kita masih cukup waktu untuk memblokir kartu tersebut. 


Update 07 Maret 2012
Ternyata praktek penipuan ini masih berlangsung, ane kembali ditelpon dengan modus yang sama karena ane tidak mau menghabiskan banyak waktu untuk mendengarkan penipuan seperti ini ane bilang saja " Kartu Kredit Saya sedang dalam proses pengiriman karena hilang". Trik ini berhasil tak lama dari itu telepon pun ditutup

Wassalam dan Tetap Mencoret!

81 komentar:

  1. Jili, aku turut sedih dengar berita ini.

    Tapi sekedar tau aja, aku juga udah pernah ditipu kyk gitu. Mereka nggak mau batalin transaksi. Caraku begini :

    Nanti dalam beberapa hari mereka bakal ngirim "voucher" ke alamat jili. Terima dulu! Setelah itu cari receipt atau print out transaksi, pasti kan nggak ada tanda tanganmu disitu. Ambil, fotokopi!

    Kembaliin tuh paket semua ke travel sialan itu! Pake kiriman yang tercatat ya, fotokopi resinya.

    This is the biggest part:

    Bikin surat tertulis ke BNI, bilang kalau ada transaksi yg tidak kamu otorisasi dan kamu minta dibatalkan karena kamu nggak pernah setuju.

    Lampirin print out aslinya. Bilang juga itu paket voucher udah dikembaliin. Lampirin resinya.

    Singkat cerita, BNI ngapus juga transaksi itu.

    cek juga, jgn2 itu transaksi udah didebit ke kartumu.

    Gara2 itu juga aku udah say no to credit card lah..

    BalasHapus
    Balasan
    1. tq untuk sharingnya Cit, aku hampir tertipu kemarin udah sempat ku blokir kartuku dan transaksi nya masih nol. nanti ku konfirm lagi sekedar untuk memastikan...

      Hapus
    2. Halo, maaf, mau minta info u/ masalah yg sama, adik sy jg baru kmrn tertipu. apa ada yg bisa bantu info surat ke BNI seperti apa yg harus sy siapkan?
      mohon bantuannya, krn dr travel agen yg mendebet menolak mengembalikan dana

      Hapus
    3. baru terbaca komentar yang ini, karena kayaknya double post karena dibawah ada juga... udah dibales yang dibawah, TQ....

      Hapus
  2. Untunglah belume tercatat transaksimu, ya. Dulu aku terdebit hampir 3jt. Pusing setengah mati! Alhamdulillah dikabulkan disputeku sama BNI.

    Kapok punya kartu kredit. Data kita diasongin kemana-mana.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya cit, kata si mail juga gitu, dia pening karena sering ditelpon gak jelas sama orang, sering telepon diangkatnya terus dimatikannya setelah tau ada penawaran-penawaran tak jelas dari pihak-pihak yang tak jelas juga

      Hapus
  3. kalo aku barusan tgl 3 jan 2012 (baru juga taun baru heran deh) ada org telp lupa namanya tp blg dr grand primier jakarta menanyakan apakah kartu kredit bni saya sudah diterima. memang sebelumnya tgl 22 des 11 saya dikonfirmasi bni bahwa aplikasi saya disetujui dan tgl 2 jan 12 saya juga dikonfirm bahwa kartu sedang dalam masa pengiriman sejak tgl 29 des terhitung 14 hari kerja. jd begitu dpt telp pas tgl 3 jan nya saya lempeng2 aja dan bilang kalo kartu belum diterima trus dia nanya apakah pin sudah diterima dan saya juga jwb belum. trus dia bilang mo ngiriminin surat rekomendasi bahwa saya masih pengguna kartu kredit aktif trus aku sahutin lah mang aktif ngapain bikin2 surat rekomendasi segala. dia bilang ketentuan baru. trus aku tanya kenapa kl ketentuan baru bukan bni sendiri yg telp saya malah rekanannya. dia jwb ini pelimpahan. trus dia nanya apakah no telp 021- 850xxxx itu telp kantor atau rumah. saya jwb kl situ rekanan bni tau donk kalo itu telp kantor atau rumah. dia berdalah untuk klarifikasi. aku sahutin lagi situ yg telp kok situ yg klarifikasi bingung saya. trus akhirnya aku bilang gini ok...saya mau isi surat rekomendasi tapi data2 saya akan saya berikan setalah saya telp bni call dulu untuk memastikan bahwa memang perusahaan anda ditunjuk bni. nah dia langsung ketus bilang gak usah repot2 tagihan akan didebitkan di bulan feb 2012. lah lucu amat kartunya aja belum terima mau didebitin pake apa. jgn kan situ aku aja yg punya kartu gak tau secara kartunya belum terima. trus jepret telp ditutup...
    trus aku telp ke bni call 500046 untuk konfirmasi mengenai ini dan bilang mas saya itu apply cc bni di kartor cabang bni kok bisa yah data saya diambil org yah minimal dia tau no hp ku gitu... dia bilang memang ada oknum yg suka jual beli data tp jgn khawatir kartunya masih terblokir. jika sudah diterima minta bni blokir permanen dan terbitkan kartu baru...weleh...weleh...ada2 aja org cari duit

    BalasHapus
    Balasan
    1. thanx dah sharing, semoga yang lainnya dapat terhindar dari aksi penipuan seperti kita diatas dan penipuan yang sejenisnya.

      Hapus
  4. sama neh ceritanya... alhamdulillah saya juga ga kena. dah 3x di telpon dengan orang yang berbeda. tlp yang pertama saya hampir kebawa, tapi untung pada saat itu hujan jadi saya alesan gak ada di rumah jadi mereka ga jadi dtg. dan yang ke 2 saya bilang saya sudah pernah ditawarin saat denger itu kayanya dia ketakutan dan telponnya langsung di tutup. dengan begitu sudah ketahuan bahwa mereka memang mau menipu, dan yang ketiga barusan aja neh karna saya sudah tau mereka menipu dengan sengaja saya dengerin ja biar pulsa mereka besar karna sudah tlp saya. hehehe....
    dan yang buat saya heran itu kenapa BNI terus ya...????? apa boleh dibilang kalo ada orang dlm. krna mereka tau nama saya, alamat kantor dan no tlp. saya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. thx dah sharing, semoga untuk yang lain dapat berhati-hati dengan modus penipuan seperti ini. memang susah dizaman sekarang ini, banyak yang berfikir untuk menggunakan H5 dalam menghasilkan duit. H5 = Halal, Haram, Hantam, Hajar, Habis-Habisan

      Hapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  6. wah saya jg ampir kena ni..malah org nya jam 5 mau dtg katanya...tp dia gk tanya data2 apa2..

    BalasHapus
    Balasan
    1. mungkin karena wilayah anda berada di sekitar situ pak, jadi mereka tidak perlu repot-repot menelpon namun cukup mengunjungi saja. Nelpon kan pake pulsa juga :). Thanks dah sharing

      Hapus
  7. sebelumnya niat hijrah kehasanah card, biar aman dan tenang eh gak taunya sama aja, modus yang saya alami juga hampir sama telp ngaku petugas bni card, saya ndak curiga sama sekali karena saya kira memang petugas bank, malah terlanjur mengiyakan, baru ngeh setelah terima kartu voucher dan disitu ditulis ndak bisa dibatalkan karena sdh direkam....akhirnya saya complain ke bni, alhamdulillah dibatalkan, cuman barusan orangnya nelp lagi ngancem-ngancem pula bahwa tetap ndak bisa dibatalkan karena sdh direkam n malah bawa2 mau dilaporkan atasan saya (emang yang nipu siapa juga), posisi kartu masih disaya dan belum saya apa-apain, ni baiknya dikembalikan apa ndak ya....

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebaiknya kartu nya di blokir aja pak, karena sudah tidak aman lagi untuk bertransaksi. sekedar saran...Trims dah sharing

      Hapus
  8. ooo saya juga pernah...dansaya pengguna bni card juga, dr hotel ratu bidakara ngakunya katanya saya terpilih sebagai tamu vip ( trick dr mereka mengecoh dengan membuai kita agar merasa dihargai, jadi cara mereka buat nguasain kita dan kemudian terbujuk ), singkat kata dia (saya lupa nama- tapi suara perempuan bernada tegas) menyebutkan 12 digit kartu kredit saya dan menyuruh saya untuk melanjutkan. Waktu itu saya mulai curiga kok kayak mau jualan...pake nyebut2 nomor cc di awal akhirnya tanpa peduli saya tutup aja telpon dan saya nelpon ke bni call apa ada tranksaksi terdebet? untungnya ngga ada, harusnya kalau ada tawaran seperti itu kita rekam aja baru bawa ke polisi sebagai barang bukti ...thanks atas posting di blog ini ,dapat membuka mata setiap pengguna kartu kredit akan bahaya yg mengintai di luar sana..good posting...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih sobat sudah sharing, ternyata kejadian yang kita alami hampir serupa. Nice sharing!

      Hapus
  9. saya baru aja mendapat telepon, katanya dari Bank Mandiri Visa, menawarkan pembuatan kartu kredit visa yang 1 tahun gratis iurannya. Orang itu dengan lengkapnya mengkonfirmasi data2 pribadi saya (heran, darimana taunya ya...????)
    tapi ada 2 lagi yang dia minta data:
    tempat saya bekerja, nama ibu kandung.
    awalnya saya jawab nama kantor & alamatnya, pas dia tanya nama ibu kandung, saya ga jawab.
    (kalo bener dari Bank Mandiri pusat kenapa masih tanya nama ibu kandung, kan udah ada datanya)

    akhir nya dia merayu2 agar menerima penawaran promosi ini, tapi saya cuma jawab dgn 3 kata: "SAYA TIDAK TERTARIK". mendengar jawaban itu awalnya dia tetep merayu2 dan bilang, bapak ga perlu repot2 karena ada kurir kami yang akan ke kantor bapak mengantarkan kartunya yang sudah jadi.

    Tapi saya tetep bilang:
    "SAYA TIDAK TERTARIK"

    BalasHapus
    Balasan
    1. data pun sekarang sudah tidak aman lagi. Kita memberikan data malah diperjual belikan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.. semoga kita lebi h hati hati dalam memberikan data-data kita kepada pihak ketiga.. Terima Kasih sudah share pengalamannya gan

      Hapus
  10. Halo Mas, bisa minta saran untuk kasus serupa dg kartu kredit. adik sy yg masih awam bgt dg kartu kredit kmrn jg mengalami penipuan, mslhnya transaksi sudah terdebet dr kartu kreditnya dg jumlah yg tdk sedikit.
    kalau spt mba Citra, apa bisa minta contoh surat ke BNI ? formatnya spt apa ya?
    sy jg heran, dari mana orang2 travel di JKT bisa punya no hp adik sy, pdhl sblm ada kartu kredit tdk pernah lho ada yg nawarin ini itu, herannya jg kmrn kok dg gampangnya dia kasi kartu kreditnya untuk di gesek :( :(

    Mohon bantuannya , apa ada alamat email yg bs sy contact?
    terima kasih banyak

    BalasHapus
    Balasan
    1. klo format bakunya gak ada bu, dibuat aja seperti surat permohonan biasa, inti dari surat kita itu bahwa kita tidak pernah menyetujui transaksi tersebut, namun jika kartu tersebut telah digesek maka mungkin agak berat untuk mengkomplain ke centrenya karena si pemilik kartu kredit lah yang bertanggung jawab atas kartu kreditnya. Jika masalah nya adalah melalui telepon maka mungkin bisa di komplain, kontak saya bisa di mustofablog @gmail.com

      Hapus
  11. Terima kasih buat infonya benar2 sangat membantu
    Saya juga terkena kasus yang sama
    Ada seseorang yang mengaku karyawan dari bank BNI dari jakarta selatan menelepon ke hp saya
    Mereka menawarkan program kartu baru yaitu VIP CARD dengan memberikan diskon penerbangan dan kamar hotel
    Mereka menanyakan data diri dan nomor kartu kredit serta nama anggota keluarga kita
    Saya tidak mengatakan setuju dengan penwaran tersebut tetapi mereka bilang sudah mencatat data diri saya dan telah dikenakan biaya sebesar 4,6 juta
    Saya terkejut dan meminta untuk dibatalkan
    Tapi Dia mengatakan tidak bisa dibatalkan dan percakapan kami telah direkam
    Lantas saya pun curiga dan menutup telepon
    Saya browsing di internet dan puji Tuhan saya diberi petunjuk melalui blog ini
    Setelah membaca cerita di atas saya sadar bahwa saya telah ditipu
    Saya pun segera telpon ke customer service BNI apakah benar ada kartu VI tersebut dan ternyata TIDAK ADA !!!
    Sudah jelas saya tertipu
    Saya meminta untuk dicek tagihan terakhir saya dan untunya si penipu itu belum melakukan transaksi
    Dan dengan segera saya meminta kartu saya untuk diblokir
    Untung saya segera sadar dan memblokir kartu saya
    Jika tidak entah berapa tagihan yang akan terjadi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab itu
    Semoga kita semua semakin waspada dalam hal apapun karena tingkat kriminalitas semakin tinggi
    Jangan pernah memberikan data diri apapun kepada siapapun
    Semoga kita semua diberkati Tuhan dan teruslah berdoa memohon perlindungan-Nya
    Tuhan memebrkati :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih sekali sudah sharing pengalamannya di blog ini, semoga yang lain juga dapat terhindar dari modus busuk penipuan ini....

      Hapus
  12. 021-29963616 20-07-2012 09:00
    021-29963629 26-07-2012 13:58
    021-29963656 31-07-2012 15:20

    saya tiga kali berturut2 di telp dengan nomor diatas oleh orang yang mengaku dari bank BNI dan mendesak bahwa saya disuruh membayar tagihan kartu kredit BNI, katanya sudah dari tahun 2003 padahal saya tahun 2003 saja masih sekolah, dan bilangnya kalo saya lahir tahun 1974, padahal saya juga tidak pernah merasa punya rekening bank BNI apalagi kartu kredit,, sudah saya bilang kalo salah orang tapi masih ngotot terus orangnya mereka telpon dengan nomor yang berbeda tapi suara masih sama,,yang terakhir baru saja tadi telepon saya coba buat ngalah pada yang telpon terakhir, jika kalo saya mau bayar harus gimana,, tapi dia bilang suruh transfer ke nomor rekening yang disebutkan,, sudah jelas kalo itu adalah penipuan jika tagihan kartu kredit bukankaha harus datang ke bank BNI untuk membayarnya?? Sepertinya ini modus baru lagi, mereka dapat nomor hp saya dari kantor saya bekerja karena keteledoran teman saya karena mengaku teman saya dan minta nomor HP saya,, mohon hati2 kalo ada yang meminta nomor HP teman jangan dikasih sebelum dikonfirmasikan ke yang bersangkutan,, kasihan temannya jika hal itu adalah orang yang mau memanfaatkan hal tersebut.

    BalasHapus
    Balasan
    1. thx dah mau berbagi pengalaman nya, semoga menjadi pelajaran untuk kita semua...aminnnn

      Hapus
  13. Hiks, saya mungkin sedang diberi cobaan.. tgl 31 july 2012 kmaren saya kena modus penipuan ini. penarikan 3.950.000 melalui cc saya, mungkin sudah tidak bisa dikembalikan lagi karna saya terbuai dan menandatangani slip transaksi tersebut. skr yang bisa saya lakukan adalah istigfar dan mengikhlaskan smua. saya sudah melaporkan ke pikah bank yang mengeluarkan cc saya. tindakan yang dapat dilakukan dari pikah bank (CIMB NIAGA) hanyalah pemblacklist-an perusahaan yang mengatasnamakan kartu diskon abal-abal itu (RIF REVOLUTION / EL-JHON). semoga smua ini menjadi pelajaran yang berharga untuk saya kedepan. Hanya Allah yang Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana yang dapat membalas kebaikan maupun keburukan setiap perbuatan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya juga turut mendo'akan agar kesabaran anda berbuah kemanisan..memang banyak sekarang mafia2 kartu kredit yang menjanjikan hal hal indah sebatas mimpi dan bayang-bayang... Terima kasih dah sharing disini, semoga menjadi pelajaran buat yang lain... Jazakallah Khairan Katsiraa

      Hapus
  14. Alhamdulillah..> saya juga nyaris tertipu dgn modus voucher n diskon hotel dan penerbangan dari sebuah persh tour n travel. apakah dengan merekam pembicaraan / penawaran saja bisa jadi sebuah transaksi pendebetan rekening KK kita? penelepon marah saat kita bilang tidak jadi ambil vouchernya dan mengancam jangan kaget kalo ada tagihan di KK saya. akhirnya sy blokir meski dicek pihak bank penerbit kk blm ada sempat transaksi. dan minta kartu pengganti yg yakin aman. betul jangan beritahu no kk kita ke siapapun, apalagi penelpon gelap modus penipuan vi kk seperti ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saudari tanti... voice recording (perekaman suara) memang dapat dijadikan bukti bahwa kita telah melakukan transaksi online...apalagi klo ada pihak bank/orang dalam di pihak mereka.... jika kita tidak setuju atau membatalkan transaksi maka mereka memang memberikan ancaman tapi kita tidak perlu takut karena pada dasarnya ancaman mereka hanya gertakan sambal....Thanks dah berbagi

      Hapus
    2. saya barusan ditelpon dari trip on vacation yg bilang klo saya 10 orang yg beruntung, meraka mengatakan saya akan mendapatkan kartu discount & voucher hotel slama 10 tahun gratis. awalnya tertarik tapi lama2 saya curiga karena mereka bilang ga dikenakan biaya tapi akan didebit dri cc saya sebesar 2,9juta.. pembayaran bebas berapapun juga, stiap ditanya perusahaan apa mereka jawab dengan cepat. telpon sempat terputus 2x. mereka terus menjelaskan programnya, dan sedikit memaksa. saya hanya bilang hah,oo, mungkin karna kesal akhirnya mereka bilang ibu akan ditelpon sekitar 5-10 menit lagi untuk verifikasi data. setelah telpon ditutup saya telpon call centre BNI dan ternyata itu penipuan, & belum ada pendebitan transaksi. apakah CC saya masih aman atau harus perlu ganti kartu ya? trs memungkinkan akan terdebit ga sih....

      Hapus
    3. Saya pikir masih aman bu, karena ibu belum memberikan data-data penting ibu. data yang paling penting adalah No. Kartu Kredit, Masa Berlaku, Nama yang tertera di KArtu juga tiga digit terakhir dibelakang kartu (yang ada tulisan putih) jangan pernah diberitahu... Thx dah mau berbagi bu...ditunggu kabar selanjutnya

      Hapus
  15. wah saya juga hampir tertipu baru2 ini, saya terus diteror oleh para telemarketer yang gak tau etika, selalu nelpon terus2an, ga peduli jam kerja, pagi2 buta, tengah malam, mungkin itu salah satu trik supaya kita terburu2 atau dalam keadaan tidak sadar untuj mengambil keputusan

    modusnya sama " kartu diskon voucher" ngakunya bekerja sama dengan dinas pariwisata, dapet tiket pesawat gratis, diskon, voucher menginap dan lain lain..
    awalnya sih saya gak curiga, saya trus dengerin dia ngoceh dan nyimak juga, karna memang dia tau persis data saya, lumayan lengkap, dan juga karna saya baru terima kartu kredit saya,
    tapi terjadi kejanggalan, kalo dia memang rekanan bank yg ditunjuk, data saya pun dia punya, tapi kok ga tau yah kartu saya jenis apa..
    kecurigaan muncul lagi setelah saya bilang bahwa saya sudah akan mau masuk kerja lagi karna saat itu saya sedang break, saya bilang maaf bisa hub saya lagi nanti saya harus kerja, eh mbak mbaknya bilang sebentar bapak butuh verifikasi 2 menit saja waktunya, data2 ibu kandung dan nomor kartu kredit.
    makin bingung saya, kok maksa banget yah, saya tetap bilang nanti aja hub lagi sekarang saya harus bekerja
    keesokan harinya mbak mbaknya telpon lagi, untuk verifikasi data, sebelum saya sebutin saya tanya dulu apa terms and conditionnya kalo saya dapat gunakan kartu diskonnya dan trima diskonnya,dia bilang tidak ada, saya bilang gak mungkin masa ga ada terms and condition, akirnya si mbak mbaknya bilang smuanya gratis, tapi pajak kan harus kita tanggung, yaitu sebesar 1,9 jt, nah loh hadiah blom saya pake kok udah bayar pajak, saya langsung bilang TIDAK TRIMA KASIH, dia tetep bilang kurir sudah dalam perjalanan ke kantor bapak, karena itu bersifat hadiah jadi ya mau gak mau harus tetap diantar, saya bilang yaudah silahkan antar, berikan saja sama receptionist, dia bilang gak bisa diwakilkan atau dititpkan,
    aneh banget, kartu kredit saya pun dari pihak bank diantar ke kantor diterima di receptionist bisa kok, itu yg bersifat pribadi loh, masa hadiah ga bisa..
    ternyata kekeuh tetap may dateng walaupub saya tolak, karena mungkin itu bisa jadi trik juga karna saya sudah menolak dan akan dirayu di tempat untuk gesek kartunya
    astaghfirullah saya memang baru punya kartu kredit tetapi saya insya allah bukan orang bodoh yg mudah dikelabui,
    saya tetap katakan tidak tidak dan tidak
    selesaikah sampai disitu? tidak
    sampai hari ini banyak banget telemarketer yang gigih nelepon terus dengan modus yang beda2, asuransi lah apa lah, sampai ada suatu saat ada telpon dari nomor cdma dia bilang dari call center bank saya, dia langsung menanyakan gimana kartu kredit saya ada kendala atau tidak, dan langsung bertanya, bapak kartu tambahannya blum di aktifkan ya pak? saya jawab belum, karna memang saya belum bertemy ibu saya, rencana kartu tambahan akan saya berikan untuk ibu saya, karena kartu tambahan baru sya trima 3 hari sebelumnya,
    lalu dia menawarkan untuk dibantu pengaktifan kartunya, yg dibutuhkan adalah verifikasi data saya kembali...
    buseeeeeet gile bener mancingnya, saya hanya tertawa dan saya jawab ngapain saya aktifkan kartunya masih di saya kok dan blom bertemy ibu saya, bukannya yang akan diverifikasi adalah ibu saya,kok mbak malag nanya2 verifikasi data pribadi saya, aneh kan kan saya bilang kartu tambahan itu untuk ibu saya, masa mbak masih nanya nama ibu kandung saya, kan mba dari bank
    tuuuuuuuuuuut, telpon terputus!
    lalu ada juga yang memaksa untuk asuransi dan lain2
    buseeet data saya di garap di acak acak ama telemarketer

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima Kasih atas sharing nya pak, dan alhamdulillah kami ucapkan karena bapak tidak menjadi korban penipuan modus sperti ini. terima kasih sudah berbagi dan semoga pengalaman ini dapat menyelamatkan mereka yang masih baru atau awam tentang kartu kredit, jazakallah khairan katsiraa

      Hapus
  16. q juga pernah ngalamin hal yang sama
    sampe panjang lebah ky gitu juga hanya ending nya yg berbeda
    ngakunya dari visa lalu saya jawab saya punyanya master card ehhhhhh pinipu itu nambahim visa dan master card adalah perusahaan yang sama ( gila.... usaha segala cara )
    ketika penipu itu berusaha tny 16 digit nomor saya, saya jawab situ kan punya data saya koq tanya2 terus
    dengan sewotnya seluruh isi kebun binatang yang ada dimulut penipu itu keluar semua....(saking paniknya kalee...)

    BalasHapus
    Balasan
    1. sip, Terima Kasih sudah berbagi dan semoga Trik saudara akan berguna bagi yang lain, thx for sharing and the Tricks

      Hapus
  17. saya juga sudah ketipu dengan nominal 2.950.000, smua sudah saya coba lakukan agar dana saya kembali. tetapi dari puhak mandiri atau oknum2 tersebut tidak ada hasil yg sesuai keinginan saya.
    Yg saya lakukan sekarang adalah mengikhlaskan harus membayar setiap bulan sebesar 274.118 selama 12 bulan sampai lunas. setelah itu saya tidak mau lagi memakai kartu kredit apapun.
    menurut temen2 saya sih oknum2 tersebut juga mempunyai backingan yg tinggi agar kalau kasus seperti itu dibawa kejalur hukum oknum2 tersebut masih bisa aman.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yah betul pasti punya bekingan...hingga detik ini nomor2 penipu itu masih aktif semua alias ngga kenal takut karena ada pegangan..harapan saya semoga mereka semua dilaknat dan mendapat azab yang setimpal hingga keluarganya yang menikmati uang haram itu

      Hapus
    2. jangan sampe keluarga gan, kasian keturunannya, kemungkinan besar banyak yang baik. masih banyak yang baik didunia ini gan, antara lain saya dan para agan-agan semua. aamiin

      Hapus
  18. itu semua yang berengsek bni nya.. masa data diri kita dijual ke ke kartu kredit, terus akhirnya kita pun yang kena sial. tawaran kartu kredit via tlp...penipuan dari tlp.. kita bisa sama-sama tuntut bni melalui YLKI.. kalu kita kompak.sampaikan saja keluhan data kita yang dijual sehingga membuat kita dirugikan .. terus hati-hati jika menabung di bni..bisa-bisa uang kita habis,,gara-gara bni tidak melindungi hak-hak konsumen..itu terjadi juga pada diri saya

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah, BNI ternyata banyak kasus juga ya gan, mohon diceritakan lebih lanjut gan apabila berkenan, dan terima kasih karena sudah sharing dan mampir, pengalaman saudara dapat bermanfaat bagi semua aamiin

      Hapus
    2. GA BNI aja.CIMB NIAGA,HSBC juga sama kok.

      Hapus
    3. Ternyata hampir semua Bank, jual beli data terjadi Hadeeh, makin ancur dah negara ini. terima kasih sudah mampir gan...

      Hapus
  19. Saya baru kemarin di telp, dengan modus yang sama dari central holiday dengan website www.cci.co.id katanyaaa, tapi saya mau balik ngerjain dia dengan mendengarkan semua iming iming nya, pake ngasih pin bb segala dianya, hahhaa paraahhhhh, gue jadiin pacar aja deh, :D

    BalasHapus
  20. bagi bagi dong gan PIN BB nya, mana tau kesengsem si dia nya hahaha, terima kasih dah mampir gan

    BalasHapus
    Balasan
    1. ini gan pin bb si agen travel yang banyak janjinya ituh hahaha 25BC7948 katanya sih namanya RIO sekalian nih nomor hp nya 081381824402.. kalo kalo ada lagi user yang di gombal dengan sejuta harapan semu... hahahahah hati hati yah penipuan berkedok travel agency..

      Hapus
    2. oke gan terima kasih banyak..... wah ternyata laki2 ya hahaha

      Hapus
  21. Wah sama nih kasusnya, saya juga dah kena 2jt untuk ini, modusnya sama, cuma kebih parah mereka ngaku ini kartu pendamping dari kartu saya. Mereka sampai tahu kartu apa saja yg saya punya. Kejadian bulan januari 2013.
    Orangnya bisa dateng ke rumah bawa mesin edc.

    Saya kontak ke nomor nya tidak ada yg angkat, sy kontak ke pihak dreamcard mereka bilang pihak premiere plus itu cuma beli kartu mereka.

    Lapor permata bank sebagai bank penerbit mereka hanya lepas tangan, itu tanggung jawab pengguna kartu. Tidak peduli itu penipuan, pokoknya nasabah yg salah. Cuma sarankan ke saya utk lapor polisi. Nah bukti kayak gini, polisi mana mau ikutan.

    Jalan buntu dah, mau ngadu ke YLKI untuk bank penerbit dan perusahaan penipu juga susah karena ga ada kontaknya serta kemungkinan ga ada tindak lanjutnya.
    Hati hati dah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. TErima kasih sudah sharing gan, smoga jadi pelajaran bnuat kita semua..

      Hapus
  22. Innallillahi, saya jg kena mas lmyan membuat sedih, dianmengatas namakan PT Shafa tour and travel dan produknya namanya kartu royal heritage yg merupakan kartu discount dan voucher menginap di hotel gratis....ternyata sy kurang teliti ...sy buka web PT itu ternyata alamat beda dg yg tertera ditransaksi, aliasnPT ini fiktif...sy cek hotel yg diajak kerjasama juga ternyata tdk ada program dg royal heritage card ....di supermarket yg ditunjuk di modul produk tersebut pun tdk mengenal kartu itu.......anehnya sy telpon di consumer servisnya PT itu yg nomer nya cm nomer hp diangkat dan dia memutar saya bahwa yg mengurus reservasi bkn dia tp org lain, dan berdalih bahwa kita block belom reservasi......jd gak bisa......pdhal waktu menjelaskan dikawal utk hotel yg ada di modul tdk perlubreservasi.....sy bnar2 kecewa.....smg allah memberi pengganti rrejeki yg lebih banyak lagi..
    Dan demi keamanan sy blokir kartujynyya

    BalasHapus
    Balasan
    1. innalillahi mas, terima kasih sudah sharing. Pelajaran ini kita mengambil hikmahnya, ikhlaskan aja mas, pasti Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik sesuai janjiNya, Amiin

      Hapus
  23. syukur alhamdulilah....saya hampir saja kena tipu modus yang sama, dia pura-pura menawarkan VIP Card dari Visa langsung, untungnya saya tidak menyebutkan apa-apa yang berhubungan dengan kartu credit saya, dia hanya presenhtasi kartu VIP nya yang katanya bisa diskon dimana saja selama 5 tahun kemudian dia mau dateng ke kantor saya sambil bawa mesin EDC. yang saya heran katanya tidak akan mendebet biaya, tp ngapain dia akan bawa mesin EDC, akhirnya putuskan berbohong dengan tidak memmbawa kartu kredit saya. hari ini....trus dia langsung tutup telephone nya. lalu saya browsing mendemukan coretan seperti ini.....terima kasih saya jadi tau kalau itu penipuan... dia pasti akan menghubungi saya lagi dilain hari...ingin rasanya ngerjain balik....tapi gimana caranya ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sejak saya mempunyai kartu kredit, banyak sekali telephone nomor-nomor asing yang masuk, saya heran, dari mana mereka-mereka tau keberadaan nomor telephone saya?

      Hapus
    2. alhamdulillah klo agan terhindar dari modus ini, seringkali data kita diperjual belikan oleh pihak ketiga tanpa kita sadari, termasuk nomor HP kita, jadi pelajaran untuk no. hp seharusnya jangan no.hp yang utama kita

      Hapus
  24. Kemarin saya juga di tlp katanya akan dikirm voucher hotel dan tiket pesawat, tapi langsung saya bilang tidak tertarik dengan itu, sudah yah pak saya sibuk, trus si penipu bilang gini " ini sudah terprogram di sistem kami jadi sudah otomatis masuk tagihan bapak bulan ini sebesar Rp. 3,950,000,- " saya bilang apa2an sih ini pokoknya saya ga mau kok bapak ngotot gitu, trus dia bilang lagi pokoknya bapak harus bayar tagihannya ya. langsung ditutup tlpnya. yg mau saya tanyakan apa itu bener akan masuk tagihan saya? mohon infonya ya, saya sih belum ngasih data kepihak peniupu. trims.

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut saya belum gan, karena tidak semudah itu memasukkan suatu tagihan ke rek kita, memerlukan persetujuan kita baik melalui lisan maupun tulisan, lisan bisa berupa voice recording(percakapan yang direkam), terima kasih sudah berbagi gan

      Hapus
  25. Sama nih..barusan juga saya hampir ketipu...kurirnya bawa mesin EDC segala ke kosan saya...Untunggg aja perasaan saya ga enak...akhirnya saya tolak juga..meskipun si "bos" kurir tadi marah2 di telpon sama saya...whatever lahhh..belum sempet gesek..Alhamdulillah..eh,trus penasaran googling..nemu deh blog agan ini yg tnyt langkah saya utk menolak tidaklah salah...tadinya sempet nyesel jg, takut beneran bisa dipake diskonannya..hehee..maklumlah klo cewe dgr diskonan ituuu..gimanaaa gt...tp ternyata oh ternyata..belajar dari pengalaman agan2 smua...Turut prihatin utk yg terlanjur tertipu..semoga cepat selesai masalahnya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya gan, hati hati banyak sekali penipuan dengan cara begini, malah banyak yang menyesal memiliki kartu kredit hanya gara2 itu, terima kasih sudah berbagi gan, semoga kita semua terhindar dari penpuan sejenis seperti ini

      Hapus
  26. Ya ampun ternyata banyak banget modus penipuan paket dari tour n travel karena pengguna kartu kredit BNI. Baru aja saya ngalamin. Bahasa penipuan di teleponnya canggih banget. Udah kayak pihak BNI aja yang lagi mau konfirmasi data. Tau segala macam informasi saya. Mana saya masih newbie banget lagi, jadi sasaran empuk. Musibah banget. Mana udah kedebet lagi. Bodoh banget deh sampe tanda tangan di print out resi bedebah itu. Kalo dipikir lagi, mana ada kurir yang nganter barang tapi bawa mesin edc segala? Kayak kesambet dah rasanya, cuma sekejap ilang deh duit 2,9jt. Parahnya harus nyicil itu selama bbrp bulan ke depan. Pihak manajemen travel itu malah nyolot banget pas saya komplain. Laaahh... Astagfirulloh.. :(
    Ini saya curiga sama marketing kartu kredit BNI yang nawarin saya waktu di pameran. Karena saya hubungi terus buat konfirmasi perusahaan tour n travel ini gak respon-respon. Mungkin marketing2 itu yang jual data kita ke pihak lain.
    Tapi nasi udah jadi bubur. abis lunasin cicilan hasil penipuan itu, saya mau nonaktifin kartu itu selamanya. Tobat.
    semoga ini jadi pelajaran buat kita semua. Gak akan berkah lah uang yang mereka dapet dari hasil penipuan itu. *masih emosi banget nih, gan..*

    BalasHapus
    Balasan
    1. pertama saya turut bersedih atas musibah yang menimpa agan, kedua saya doakan agar balasan setimpal buat mereka yang berbuat tak lupa ane juga berdoa agar agan diberi kesabaran dan diganti yang lebih baik, ketiga saya berdoa agar agan-agan yang laen dapat belajar dari musibah yang menimpa dan terakhir terima kasih sudah berbagi di blog ini

      Hapus
  27. Gan kartu kredit bank mega ane baru jadi hr ini, tp kok ada yg aneh ya gan si sales meminta ktp ibu dan adik saya dan. Meminta nanti pd saat bertemu kartu saya dibawa?

    Ada yg pernah tau modus seperti ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. setau saya untuk membuat kartu kredit yang berhubungan dengan nama selain nama kita yaitu nama ibu kandung dan nama keluarga terdekat yang bisa dihubungi selain yang serumah(satu atap), PAda kasus agan seumpama KTP Ibu adalah untuk mengkonfirmasi nama Ibu kandung dan KTP adik untuk mengkonfirmasi Keluarga terdekat maka tidak ada yang aneh. namun di KTP terlalu banyak informasi yang penting jadi bisa juga disalahgunakan oleh pihak-pihak yang memang sudah piawai dalam menipu. Harap agan berhati2 karena setau ane kita cuma disuruh menyebutkan aja nama2 tersebut tanpa konfirmasi KTP dan sebagainya

      Hapus
  28. Saya baru saja mendapat telepon dari telemarketing yg menawarkan produk kartu kredit, padahal hingga saat ini, saya tidak pernah mempunyai kartu kredit. Pertanyaan saya, dari manakah mereka bisa mendapatkan data nomor telepon saya? Berikut ini adalah nomor milik penelpon tsb: +622129341400

    BalasHapus
  29. ya begitulah gan, kemungkinan jual beli data terus berlangsung, mungkin beberapa nomor mereka buat secara acak, dan hanya memastikan bahwa nomor tersebut aktif, biasa gan cara manusia cari duit, banyak yangmenghalalkan segala cara. terima kasih sudah berbagi dan mampir gan, semoga dapat diambil pelajaran

    BalasHapus
  30. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
    Balasan
    1. dihapus karena Spam Iklan, maaf disini bukan tempat iklan :)

      Hapus
  31. Usul ya, bila ada yg kurirnya sdh sampai rumah, minta ktp kurir aja trus difotokopi, nanti buat bukti dan bisa ditelusiri buat polisi bila ada yang merasa tertipu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. kadang kurir hanya lah orang suruhan yang dirasuki oleh sang master mind, tapi usulya boleh juga buat mengetahui dimana sang master mind berada

      Hapus
  32. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  33. terima kasih yah atas postingannya...
    saya di tlfn juga tgl 14 sept 2013 dapat program khusus dri bni,katanya sya dpat kartu diskon 20% - 60%,modus nya sama berlaku kartunya slma 5 tahun tpi bayarnya hanya Rp.2.185.000.saya udah terlanjur kasih semua data kartu kredit saya,tapi karena kurang yakin saya search di goole.eh ketemu sma postingan ini,jadinya saya langsung tlfn bni call mnta di blokir kartu saya.untungnya belom sempat didebet.
    terima kasih atas sharingnya,sangat membantu sekali....

    BalasHapus
    Balasan
    1. alhamdulillah klo begitu, anda sudah terhindar dari musibah. memang penipuan udah banyak cabang-cabangnya termasukla orang yang menjadi mafia kartu kredit ini.... terima kasih sudah mampir dan berbagi... semoga menjadi pelajaran dan pengalaman buat kita semua agar lebih berhati-hati dalam mengungkapkan data-data tentang kartu kredit

      Hapus
  34. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
    Balasan
    1. dihapus karena double post dengan diatas

      Hapus
  35. Baru aja saya ditelp oleh dengan modus seperti itu, katanya dapat voucher hotel gratis di seluruh indonesia, dan kartu diskon segala macem lah, pajaknya 5.6 juta dan bisa dicicil sampai 36bulan, pertama sih saya tertarik karena lumayan dia bilang dapet 6 voucher hotel bintang 5 dengan masa berlaku 10thn, dan juga segala diskon travel dll, kurir katanya mau dateng sore ini, alhamdulillah lg hujan gede di bdg jadi katanya dia bakal dateng besok pagi, iseng2 liat di internet dan alhamdulillah ternyata banyak blog dng artikel kasus yg sama. Saya belom ngasih data apapun cuman alamat rumah aja, dia bilang nanti kartu kredit saya digesek sama kurir dan penagihan alan dimulai ketika kartu tersebut dipakai.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya alhamdulillah gan, Allah SWT masih menyelamatkan agan sehingga tidak menjadi modus penipuan yang serupa.... terima kasih sudah berbagi dan mampir dimari.... memang penipuan sekarang sudah makin banyak berkembang

      Hapus
  36. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
    Balasan
    1. dihapus karena spam iklan, maaf disini bukan tempat iklan

      Hapus
  37. assalamualaikum,
    sore saya baru saya mengalami kasus penipuan serupa. Saya sudah terlanjur mentransaksikan uang saya sejumlah Rp. 1.925.000 ke ajitours atau pt asia jafa interbuana. Saya sudah mencoba menghubungi contact mereka tapi tidak diangkat terus. Saya juga sudah mencoba kepada pihak cimb niaga untuk membatalkan transaksi tersebut tapi mereka menolak dengan alasan transaksi tersebut sukses dan hanya pihak merchantlah yang dapat meminta permohonan untuk pembatalan transaksi.
    Sebenarnya saya ingin menyelidiki perusahaan tersebut, hnya saja saya sedikit kesulitan karena domisili saya di Bandung dan saya tidak punya kerabat di Jakarta. alamat perusahaan tersebut di Jl Panglima Polim Raya No 3c Kebayoran Baru Jaksel pt asia jafa interbuana atau ajitours. Mungkin diantara pembaca sekalian ada yang berkediaman di sekitar alamat tersebut, apakah benar alamat tersebut atas perusahaan tersebut? atau hanya alamat fiktif? terima kasih, semoga ke depannya tidak ada lagi korban penipuan tersebut.
    wassalam

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih sudah berbagi saudari lala, saya turut bersedih atas musibah yang menimpa anda. untuk pengecekan alamat mungkin pembaca yang lain bisa membantu, karena klo saya sendiri tinggal di wilayah sumatera utara, trima kasih!

      Hapus
  38. Boss mau tanya nih, Kartu kredit bni saya baru sampekemarin dan langsung saya aktivasi via telp, disambungin ke CSnya kan..
    udah gitu si CS (lupa namanya) bilang mau konfirmasi data, sampe nanya nama ibu kandung, nomor kartu n nomor dbelakang kartunya.

    karena saya masih awam ya saya kasi tau semua dg detil..
    nah si CS bilang bakal ada konfirmasi dr BNI dalam 3 hari kerja. Hari ini saya dpt telp bukan dari 500046nya, bilang dr BNI mw konfirm data2, saya kasi tau sampealamat aja, n akhirnya sadar saya tutup tlpnya..
    stelah saya tutup saya cek ternyata kartu saya belum aktif, n saya aktifin via sms n stelah itu saya tes beli tiket pesawat n sukses.

    Saya jadi khawatir nih dsalah gunakan soalnya udah kesebar data2nya, gmana ya mass bro? sebaiknya saya blokir kah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. klo kita yang nelpon memang biasa dikonfirm data kita gan, terus klo seandainya ditelpon pihak resmi BNI juga akan diconfirm seperti penawaran perisai plus atau lainnya klo kita setuju maka kita akan diminta konfirmasi, tapi yang aneh sewaktu konfirmasi , nomor dibelakang kartu, 3 digit biasanya tetap tidak ditanya karena itu rahasia, tapi semoga data agan aman... aamiin

      Hapus

Kekurangan Masyarakat Indonesia ialah setelah Membaca enggan berkomentar, apakah anda salah satunya????

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...