This blog is Processing to bilingual language blog, English and Bahasa. Hope you like!If the err is found in words, grammar and others. Please send a comments, critics or just remembering me. thanks! (Blog ini sedang diproses dalam dua bahasa, Inggris Indonesia. Semoga Anda semakin suka. Jika ada kesalahan dalam penulisan, tata bahasa, dan lainnya baik Indonesia maupun Inggris jangan sungkan sungkan untuk berkomentar, mengkritik atau sekadar mengingatkan TQ!)

Tuesday, 20 December 2011

Bonus Tapi Tak Tulus


Hai Sobat blogger sekalian, kembali ane menjumpai kalian menjelang siang yang dingin ini. Di tempat baru ane sekarang ini ada keanehan tersendiri, walau cuacanya panas tapi udaranya cenderung dingin, ane yang gak terlalu tahan dingin harus beradaptasi dengan berbagai perubahan ini. Manusia yang hebat adalah Manusia yang dapat bertahan dan menguasai perubahan yang terjadi. Udahan intronya ya, sekarang kita masuk ke inti cerita yaitu Bonus yang tak tulus >>>


Seringkali ane mendapatkan SMS dari operator Telkomsel yang berbunyi "Selamat, Anda Mendapatkan bonus Bonus sebesar 100/500/1000* SMS. Bonus berlaku berbatas waktu. Cek *889# scr berkala". (* = jenis-jenis jumlah bonusnya, terkadang 100,500, bahkan 1.000). Ane menganggap ini adalah memang bonus, namun bonus ini adalah Bonus yang diberikan secara tidak ikhlash alias Bonus yang tak tulus. Mengapa begitu? Karena jumlahnya memang banyak, sampai 1.000 SMS, namun bonus ini hanyalah sementara karena dibatasi oleh waktu. Dari segi jumlah(Kuantitas) bisa dikatakan PLUS namun dari segi mutu(Kualitas) maka hal ini adalah MINUS. Buat apa bonus jika diberikan secara tidak tulus dengan pembatasan waktu. Mereka yang bekerja tidak semuanya sempat mengirimkan SMS dalam jangka waktu pembatasan tersebut.  Mengutamakan kuantitas dengan mengabaikan kualitas.

Memang benar jika sebagai konsumen kita harus tunduk pada peraturan yang telah ditetapkan. Tulisan ini bukanlah bertujuan untuk melanggar aturan tersebut atau menjelekkan operator Telkomsel. Tulisan ini hanyalah sedikit uneg-uneg dan saran ane sebagai pemakai Telkomsel dari mulai tahun 2004 sampai dengan sekarang, saya tetap memakai nomor yang sama selama 7 tahun lebih. Semoga kedepan Telkomsel lebih mengutamakan kualitas dibanding kuantitas, dan alangkah baiknya jika kualitas dan kuantitas dapat ditingkatkan lebih baik lagi.Telkomsel mengklaim memiliki 105 juta pelanggan berdasarkan penuturan Mirza Budiwan selaku VP telkomsel Area Sumatera yang ane baca dari sebuah koran "Metro Siantar" per tanggal 20 Desember 2011. Jadi sudah seharusnya Telkomsel memperhatikan uneg-uneg para pelanggannya, karena Telkomsel hebat karena ada pelanggannya. Semoga Tulisan ini berguna buat membangun Telkomsel kedepannya.

Wassalam dan Tetap Mencoret!

0 comments:

Post a Comment

Kekurangan Masyarakat Indonesia ialah setelah Membaca enggan berkomentar, apakah anda salah satunya????

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...