This blog is Processing to bilingual language blog, English and Bahasa. Hope you like!If the err is found in words, grammar and others. Please send a comments, critics or just remembering me. thanks! (Blog ini sedang diproses dalam dua bahasa, Inggris Indonesia. Semoga Anda semakin suka. Jika ada kesalahan dalam penulisan, tata bahasa, dan lainnya baik Indonesia maupun Inggris jangan sungkan sungkan untuk berkomentar, mengkritik atau sekadar mengingatkan TQ!)

Monday, 6 February 2012

Gadis dari masa lalu



Ini bukan kisah ku atau kisah mereka, juga bukan kisah kita, bukan juga kisah si dia. Ini hanyalah sebuah kisah dari seorang anak manusia yang diabadikan lewat cerita. Beberapa menganggapnya mitos, takhayul, fiksi, bahkan ada juga yang menganggapnya legenda. Penilaiannya terserah anda, setelah anda membaca cerita ini.



Cerita ini diawali dengan seorang anak laki-laki yang mengikuti les di sebuah kursus bahasa inggris, disinilah dia bertemu dengan cinta monyetnya seorang anak perempuan yang memiliki kulit  putih bersih, imut dan manis walau agak kekanak-kanakan. Si anak laki-laki menyukai si anak perempuan dengan segala kekurangan dan kelebihan. Si anak laki-laki tidaklah memiliki apa-apa kecuali prestasinya.

Waktu berlalu, akhirnya si anak laki-laki memutuskan untuk memberitahukan isi hatinya kepada anak perempuan tersebut apapun resikonya. Mereka bertemu berempat, si anak laki laki, anak perempuan dan juga 2 orang temannya di sebuah plaza yang terkenal di sebuah kota. Plaza inilah menjadi saksi saat sang anak perempuan menerima cintanya yang membuat si anak laki-laki sangat bahagia.

Ternyata kebahagiaan itu cuma sesaat karena keesokan harinya setelah hari itu (hari mereka jadian) si anak perempuan tidak pernah muncul lagi di les tersebut. Si anak laki-laki tetap melanjutkan les ditempat tersebut dengan harapan si anak perempuan akan kembali atau setidaknya menemuinya ditempat tersebut walau hanya untuk mengucapkan selamat tinggal

Tahun pun berganti  namun anak perempuan tersebut tidak menampakkan diri. Si Anak laki-laki mencoba menghubungi teman-temannya namun lagi-lagi mengalami kegagalan. Si anak laki-laki mulai merenung mengapa ini bisa terjadi? Mengapa ia diterima hanya sesaat lalu dicampakkan begitu saja seakan tiada artinya. Tunggu.... Si anak laki-laki ini mulai berfikir bahwa memang ia tidak ada artinya jika hanya mengandalkan prestasi. Dia pun bertekad berubah menjadi orang yang berbeda, orang yang ada artinya terutama dibidang ekonomi. Mudah-mudahan dengan begitu jika dia dipertemukan kembali dengan anak perempuan tersebut maka si anak perempuan dapat menerimanya kembali.

Usahanya tidak sia-sia, dia mendapatkan NEM tertinggi di tingkat SMP dan SMU, tibalah saat nya untuk melanjutkan pendidikan yang menjamin masa depan. Pilihannya jatuh pada Sekolah Tinggi yang dibiayai oleh pemerintah.

Ternyata pertemuan memang tak dapat diduga, disaat mendaftar dia melihat si anak perempuan tengah mendaftar juga bersama teman-temannya. Dia ingin menyapa namun niat itu diurungkannya karena dia merasa belum ada artinya, dia pun pulang dengan menanamkan tekad bahwa dia harus lulus.

Takdir pun mengamini tekadnya, si anak laki-laki tersebut lulus di sekolah tinggi tersebut. Orang yang ingin diberitahunya pertama kali adalah si anak perempuan bukan orang tuanya, karena cinta telah membuatnya buta, Namun itu hanya keinginannya saja, mau diberitahu lewat apa ? tidak diberitahupun si anak perempuan akan tahu dengan sendirinya jika dia membaca pengumuman kelulusan tersebut. Didalam hatinya dia berkata “ AKU LULUS, AKU LULUS, DENGARKAN DUNIA AKU LULUS
.
Singkat cerita, masa pendidikan pun selesai sekarang si anak laki-laki adalah orang yang berbedadari sebelumnya. Dia mulai mencari informasi lagi tentang si anak perempuan yang raib tersebut dari mulai menggunakan jejaring sosial sampai mengunjungi kembali tempat-tempat yang pernah mereka singgahi. Namun hasilnya nihil.

Karena terus menerus gagal dalam pencarian si anak lelaki pun merasa putus asa, lalu dia berkenalan dengan seorang gadis yang mencintainya, perlahan dia pun mulai menyukai gadis tersebut. Namun ternyata orang tua si gadis tidak setuju karena telah memilih calon pendamping hidup buat sang gadis. “Dari dulu beginilah cinta, penderitaannya tiada akhir”.

Sampai suatu ketika dia bertemu dengan seorang gadis yang menaruh perhatian padanya. Si Lelaki berfikir bahwa takdir asmaranya telah dibuat tragis jika sama-sama mencintai. Jadi dia mencoba untuk menerima si gadis.  Gadis itu lah  yang kemudian menjadi pendamping hidupnya. Inikah akhir cerita? Ternyata TIDAK....

Tiba-tiba sesuatu diluar dugaan datang, si anak perempuan menampakkan diri melalui jejaring sosial. Sedikit terkesima, si lelaki mencoba untuk memahami takdir yang membuatnya melukiskan tanda tanya besar dalam hatinya. Mengapa semuanya tidak didatangkan lebih awal? Apakah semuanya sudah terlambat? Apa maksud Tuhan melakukan semua ini?. Pertanyaan-pertanyaan yang tidak mungkin terjawab kecuali cerita ini diselesaikan setelah mendengar dari sisi si anak perempuan, sang gadis dari masa lalu
Bersambung .......... 


Wassalam dan Tetap Mencoret! 

0 comments:

Post a Comment

Kekurangan Masyarakat Indonesia ialah setelah Membaca enggan berkomentar, apakah anda salah satunya????

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...